Peringatan hari lahir nabi akhir zaman tahun ini bertepatan dengan hari Minggu,05 Februari 2012 ataw di 12 Robi'ul Awwal 1433 H.
Perjuangan sang bintang nabi besar Muhammad Saw dalam menegakkan agama Allah ini dilalui dengan penuh tantangan bersama para sahabat atau "para pengikut yang setia" hingga diakhir zaman.Dalam disetiap langkah berdaqwah,beliau kerap mendapat ancaman dari para kafir, suku Quraish dan bahkan dari kalangan keluarga sendiri.Hingga beliau wafat akan tetapi tak mampu "mengIslamkan" pamannya Abu Lahab.
Peperangan demi peperangan beliau hadapi bersama para sahabat ,mujahid/mujahidah meskipun diperang Uhud pihak Muslim mengalami kekalahan.Perang Uhud yang terjadi pada hari Sabtu dibulan Syawal 3 H itu,membuat Rasulullah Saw terluka dan beliau diselamatkan oleh sahabatnya Ali bin Abi Thalib.
Allah Subhanahuwata'alah telah memilih dan menampilkan sang utusan dengan segala perlindungan-Nya.Menetapkan dengan tegas akan siapa dan tentang Muhammad Saw,menjelaskan siapa sang bintang ini dalam beberapa Firman-nya, antara lain:
Firman Allah Swt di Qs Ali-`Imraan ayat 144.
وَمَا مُحَمَّدٌ إِلَّا رَسُولٌ قَدْ خَلَتْ مِنْ قَبْلِهِ الرُّسُلُ أَفَإِنْ مَاتَ أَوْ قُتِلَ انْقَلَبْتُمْ عَلَى; أَعْقَابِكُمْ وَمَنْ يَنْقَلِبْ عَلَى عَقِبَيْهِ فَلَنْ يَضُرَّ اللَّهَ شَيْئًا وَسَيَجْزِي اللَّهُ الشَّاكِرِينَ
"Muhammad itu tidak lain hanyalah seorang rasul, sungguh telah berlalu sebelumnya beberapa orang rasul. Apakah Jika dia wafat atau dibunuh kamu berbalik ke belakang (murtad)? Barangsiapa yang berbalik ke belakang, maka ia tidak dapat mendatangkan mudharat kepada Allah sedikitpun, dan Allah akan memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur".
Maha benar Allah dengan segala Firman-nya.
Aamiin.
Sumber: Al-Qur'an online
Translate
AlQur'an online
__________________________________________________________________
Dipersembahkan oleh finzmyale.blogspot.com
Forward: http://m.alquran-indonesia.com/mquran/index.php/quran
Salam Hormat.
[Kelak jika ayah(Encik ku)dibawah ini telah tiada,seterusnya akulah pengurus blog ini.Salamku,Raga D A].
Selamat datang di blog kami.
➡️ "Salam damai mesra penuh cinta." ⬅️
Yosaldy Fin Pirdaus Z
Fin Pirdaus Z
(Aldy Rafvel Fin Z)
Yosaldy Fin Pirdaus Z
Fin Pirdaus Z
(Aldy Rafvel Fin Z)
Cikisa Binti Said Ucin .������
⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️
(ENCIK DYNASTI group)
"Que sera sera".
⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️
(ENCIK DYNASTI group)
"Que sera sera".
Entri Populer
-
Di seluruh belahan dunia manapun,bila Islam maka pasti ia memiliki Kitab Suci ini apapun bentuknya,tipis maupun tebal. Dari zaman Rasulullah...
-
Bank BRI akan mengeluarkan kartu mirip ATM untuk pembelian BBM solar menggantikan kartu pengawasan atau kartu survei bersubsidi yang selama ...
-
Dari Buletin Jum'at, media informasi dan komunikasi umat. Oleh Ustadz Sigit Pranowo Lc Assalamu'alaikum warohmatullahi w...
-
Osama yang seorang Usamah bin Muhammad Ladin,konon kini telah terkubur didalam samudra,dilautan negri antah berantah ! Akan tetapi,dimanapun...
-
Secolet info. "Gunung" kecil mungil tanpa kawah ini terletak di Kelurahan Sungai Buluh,tepatnya berada disebelah barat desa Pebuar...
-
Persamaan dan Perbedaan Kitab dan Suhuf, Kitab dan suhuf sama-sama merupakan wahyu dari Allah Swt yang disampaikan kepada para rasul-Nya unt...
-
Pernah mendengar sebuah tempat yang bernama Bujang Budu? Di negri tercinta ini banyak daerah daerah yang nama desa atau kabupatennya didap...
-
Ketika tanda tanya berkalang tuntut. Seraut wajah tumbuh kala fajar memutar pariwara pagi itu. Bibit hati terungkap tanpa komisi pencari per...
-
Gerimis Desember 2006 terus saja mengguyur pulau ini sedari kemarin malam hingga sore ini. Aneh memang,walau pasukan mendung gelap pekat te...
-
Kembang brokoli bukan kubis Jatuh setangkai di sepah ular Dibilang berkali kali dengan nangis Itu unggah selular bukan seluar. Jauh sudah sa...
Laman
Total Tayangan Halaman
Lencana Facebook
Minggu, 05 Februari 2012
Maulud Nabi Besar Muhammad Saw (12 Robi'ul Awwal 1433 H)
Minggu, 15 Januari 2012
Berita Tanpa Naskah
Kala burung telah berhanduk
Saat embun telah setengah matang
Dan, ketika mentari mulai memasak...
Aku menyelam mata angin bersama segelas kopi bungkus
Melanjut kisah kisah cerita hidup...
Terkadang suara serak, parau sudah...
Memanggil tanpa toa
Menabuh dinding tanpa gendang
Dan berlagu tanpa musik
Membaca warta berita setiap hari...
Entahlah,syair apa yang ku bawa senja nanti...
Que Sera Sera.
Saat embun telah setengah matang
Dan, ketika mentari mulai memasak...
Aku menyelam mata angin bersama segelas kopi bungkus
Melanjut kisah kisah cerita hidup...
Terkadang suara serak, parau sudah...
Memanggil tanpa toa
Menabuh dinding tanpa gendang
Dan berlagu tanpa musik
Membaca warta berita setiap hari...
Entahlah,syair apa yang ku bawa senja nanti...
Que Sera Sera.
Minggu, 01 Januari 2012
Uang dibuang keatas,sebaiknya kirim pada emak.
Tadi malam entah berapa banyak duit orang orang buang keatas,duit tak ada arti,tiada harganya lagi.Gemuruh letupan memekakkan telinga semakin membuat demam tambah menggila dan dingin kian meraup tubuh.
Dapat dibayangkan jika duit duit yang melesat keatas dan pecah itu andaikata dikumpulkan,pasti menghasilkan jutaan rupiah.Apa tak ada kerjaan lain? Menyampah langit saja!
Sekiranya orang orang mengirimkan uang itu pada kedua orangtua,sudah pasti emaknya akan senang.
Emak memang tak pernah minta duit dll sebagai penganti keringat tapi sebagai anak semestinya "menghormati" ibu dengan apapun caranya.Bukankah Ibu paling berjasa,bukankah emak harus diutamakan?
Firman Allah dalam surakh Luqman :14.
“Dan Kami perintahkan kepada manusia (agar berbuat baik) kepada ibu-bapaknya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu. Hanya kepada-Ku lah kamu akan kembali.”
[Qs.Luqman:14]
Surakh Luqman 14 diatas dengan tegas menyatakan: harus berbuat baik pada ibu bapak,apalagi ibu yang sudah bersusah payah dari masa kehamilan,menyusui,membesarkan dll.
Kemudian,cerna sebuah hadits Rasulullah Saw yang merupakan juga sebuah pesan dari "seorang bintang" :
Seorang laki-laki datang kepada Rasulullah dan berkata, “Wahai Rasulullah,
siapa orang yang paling berhak bagi aku untuk berlaku bajik kepadanya?” Nabi menjawab,“Ibumu.” Orang itu bertanya lagi,“Kemudian setelah dia siapa?” Nabi menjawab,“Ibumu.” Orang itu bertanya lagi, “Kemudian setelah dia siapa?” Nabi menjawab,“Ibumu.”
Orang itu bertanya lagi, “Kemudian setelah dia siapa? ”Nabi menjawab,“Ayahmu.”
[HR.Bukhari,Kitab al-Adab no. 5971.Muslim,Kitab al-Birr wa ash-Shilah 2548]
Tiga kali sang bintang menjawab "Ibu" ataw "umi",setelah itu barulah ayah.
Untuk itu,dipemula tahun 2012/1433 H ini,marilah senantiasa tuk bersujud syukur pada Allah,mengangkat perintah-Nya,menjauhi segala larangan-Nya.Berusahalah menjadi insan sejati ciptaan-Nya.Dan sayang pada kedua orang tua dalam keadaan bagaimanapun,berbakti dan patuh...
Moga bermanfa'at.
Wassalam.
Dapat dibayangkan jika duit duit yang melesat keatas dan pecah itu andaikata dikumpulkan,pasti menghasilkan jutaan rupiah.Apa tak ada kerjaan lain? Menyampah langit saja!
Sekiranya orang orang mengirimkan uang itu pada kedua orangtua,sudah pasti emaknya akan senang.
Emak memang tak pernah minta duit dll sebagai penganti keringat tapi sebagai anak semestinya "menghormati" ibu dengan apapun caranya.Bukankah Ibu paling berjasa,bukankah emak harus diutamakan?
Firman Allah dalam surakh Luqman :14.
“Dan Kami perintahkan kepada manusia (agar berbuat baik) kepada ibu-bapaknya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu. Hanya kepada-Ku lah kamu akan kembali.”
[Qs.Luqman:14]
Surakh Luqman 14 diatas dengan tegas menyatakan: harus berbuat baik pada ibu bapak,apalagi ibu yang sudah bersusah payah dari masa kehamilan,menyusui,membesarkan dll.
Kemudian,cerna sebuah hadits Rasulullah Saw yang merupakan juga sebuah pesan dari "seorang bintang" :
Seorang laki-laki datang kepada Rasulullah dan berkata, “Wahai Rasulullah,
siapa orang yang paling berhak bagi aku untuk berlaku bajik kepadanya?” Nabi menjawab,“Ibumu.” Orang itu bertanya lagi,“Kemudian setelah dia siapa?” Nabi menjawab,“Ibumu.” Orang itu bertanya lagi, “Kemudian setelah dia siapa?” Nabi menjawab,“Ibumu.”
Orang itu bertanya lagi, “Kemudian setelah dia siapa? ”Nabi menjawab,“Ayahmu.”
[HR.Bukhari,Kitab al-Adab no. 5971.Muslim,Kitab al-Birr wa ash-Shilah 2548]
Tiga kali sang bintang menjawab "Ibu" ataw "umi",setelah itu barulah ayah.
Untuk itu,dipemula tahun 2012/1433 H ini,marilah senantiasa tuk bersujud syukur pada Allah,mengangkat perintah-Nya,menjauhi segala larangan-Nya.Berusahalah menjadi insan sejati ciptaan-Nya.Dan sayang pada kedua orang tua dalam keadaan bagaimanapun,berbakti dan patuh...
Moga bermanfa'at.
Wassalam.
Sabtu, 31 Desember 2011
Kemarin Jum'at terakhir,Sabtu bumi langit akhir 2011
Tinggi mentari
Berlari ligat meninggal fajar
Megah berakit menguram kesilauan
Meliuk diantar kembang awan
Membawa pundi pundi kembara
Menuju kandang sangkar senja...
Mendung melanglang disekap halilintar
Bersembunyi dibalik akar tanah
Diam terpukau,terpatri gelang batu
Gerimispun lenyap bersanding galau
Kaku tertambat lubuk karang...
Akankah kelembutan terbawa ketengah malam?
Dapatkah bulan bintang berpantun menyatu denganku?
Bermadah puisi bersama embun
Menulis kisi kisi malam mencoret pekat
Dan bergendang lutut bergendang tanah
kusaksikah..?
Senin,Selasa,Rabu,Kamis,Jum'at,Sabtu 2011
Siang ini kau masih bersamaku.
Minggupun awal memulai waktu..
Yaa Allah
Berikanlah mentari-Mu selalu
Kirimkanlah hujan-Mu memandi tanah
Biarkanlah rembulan-Mu menyaji purnama
Berharap bintang-Mu akan tumbuh untukku
Tuk diri melajur di ambang batas usia...
Aamiin.
(Catatan akhir,Des 2011)
Berlari ligat meninggal fajar
Megah berakit menguram kesilauan
Meliuk diantar kembang awan
Membawa pundi pundi kembara
Menuju kandang sangkar senja...
Mendung melanglang disekap halilintar
Bersembunyi dibalik akar tanah
Diam terpukau,terpatri gelang batu
Gerimispun lenyap bersanding galau
Kaku tertambat lubuk karang...
Akankah kelembutan terbawa ketengah malam?
Dapatkah bulan bintang berpantun menyatu denganku?
Bermadah puisi bersama embun
Menulis kisi kisi malam mencoret pekat
Dan bergendang lutut bergendang tanah
kusaksikah..?
Senin,Selasa,Rabu,Kamis,Jum'at,Sabtu 2011
Siang ini kau masih bersamaku.
Minggupun awal memulai waktu..
Yaa Allah
Berikanlah mentari-Mu selalu
Kirimkanlah hujan-Mu memandi tanah
Biarkanlah rembulan-Mu menyaji purnama
Berharap bintang-Mu akan tumbuh untukku
Tuk diri melajur di ambang batas usia...
Aamiin.
(Catatan akhir,Des 2011)
Kamis, 22 Desember 2011
AlQur'an dan Ilmu [ASI DAN IBU]
Kitab Suci Al-Qur'an yang diturunkan dari Allah SWT kepada "sang bintang" nabi besar Muhammad SAW memang penuh keindahan,penuh petunjuk tiada tara. Gudang maupun sumber ilmu bermuara dari sana.Hal itu tak lain,kemurnian ayat-ayat yang merupakan Firman Allah SWT adalah syah asli,terjaga sepanjang zaman!Petunjuk bagi yang beriman.
Banyak ayat ayat dalam kandungan AlQur'an yang menjadi sains dan Iptek masa kini,salah satunya bicara tentang ibu dan ASI:
Firman Allah SWT di Qur'an surah 2 : 233.
“Para ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh, yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan. Dan kewajiban ayah memberi makan dan pakaian kepada para ibu dengan cara ma’ruf. Seseorang tidak dibebani melainkan menurut kadar kesanggupannya. Janganlah seorang ibu menderita kesengsaraan karena anaknya dan seorang ayah karena anaknya, dan warispun berkewajiban demikian. Apabila keduanya ingin menyapih (sebelum dua tahun) dengan kerelaan keduanya dan permusyawaratan, maka tidak ada dosa atas keduanya. Dan jika kamu ingin anakmu disusukan oleh orang lain, maka tidak ada dosa bagimu apabila kamu memberikan pembayaran menurut yang patut. Bertakwalah kamu kepada Allah dan ketahuilah bahwa Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan” .
[Al-Baqarah : 233]
Pada ayat diatas Allah SWT memberikan kasih sayang yang teramat mendalam kepada seorang bayi yang terlahir,mengatur tata tertib penyusuan (hak bayi mimik susu ) dan Allah SWT mengatur bagian hak hak wanita saat telah menjadi seorang ibu dari seorang kepala rumah tangganya(suami).
Berhagialah ibu ibu dan anak anak yang dilahirkan,yaitu mendapat perhatian khusus dari Allah SWT dengan semua fasilitas yang lebih.Perhatian itu tak lain,dikarenakan ibu telah bersusah payah mengasuh buah hati dari sejak masa kandungan,melahirkan,membesarkan hingga mendidik anak tuk taat,berbakti pada kedua orang serta berguna bagi agama nusa dan bangsa(tanpa meminta ganti rugi).
Kita sebagai ananda yang telah dilahirkan maka Allah menekankan tuk menghormati ibunda atas segala jerih payahnya kala bertarung dengan napas.
Firman Allah dalam surah An-Nahl:78.
"Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu sedang kamu tidak mengetahui sesuatu dan Dia menjadikan bagi kamu pendengaran, penglihatan dan hati supaya kamu bersyukur.
(QS An-Nahl (16) ayat 78).
Untuk itu,taatlah kepada Allah SWT.Bersaksilah Muhammad Rasull utusan Allah.Berbaktilah pada ibu ataw kedua ortu.Ingat,ridho Allah ada/terletak pada ayahnda dan ibunda...
Maha Benar Allah Dengan Segala Firman-Nya.
Aamiin.
Selamat Selamat Hari Ibu,happy mother day's...
Banyak ayat ayat dalam kandungan AlQur'an yang menjadi sains dan Iptek masa kini,salah satunya bicara tentang ibu dan ASI:
Firman Allah SWT di Qur'an surah 2 : 233.
“Para ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh, yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan. Dan kewajiban ayah memberi makan dan pakaian kepada para ibu dengan cara ma’ruf. Seseorang tidak dibebani melainkan menurut kadar kesanggupannya. Janganlah seorang ibu menderita kesengsaraan karena anaknya dan seorang ayah karena anaknya, dan warispun berkewajiban demikian. Apabila keduanya ingin menyapih (sebelum dua tahun) dengan kerelaan keduanya dan permusyawaratan, maka tidak ada dosa atas keduanya. Dan jika kamu ingin anakmu disusukan oleh orang lain, maka tidak ada dosa bagimu apabila kamu memberikan pembayaran menurut yang patut. Bertakwalah kamu kepada Allah dan ketahuilah bahwa Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan” .
[Al-Baqarah : 233]
Pada ayat diatas Allah SWT memberikan kasih sayang yang teramat mendalam kepada seorang bayi yang terlahir,mengatur tata tertib penyusuan (hak bayi mimik susu ) dan Allah SWT mengatur bagian hak hak wanita saat telah menjadi seorang ibu dari seorang kepala rumah tangganya(suami).
Berhagialah ibu ibu dan anak anak yang dilahirkan,yaitu mendapat perhatian khusus dari Allah SWT dengan semua fasilitas yang lebih.Perhatian itu tak lain,dikarenakan ibu telah bersusah payah mengasuh buah hati dari sejak masa kandungan,melahirkan,membesarkan hingga mendidik anak tuk taat,berbakti pada kedua orang serta berguna bagi agama nusa dan bangsa(tanpa meminta ganti rugi).
Kita sebagai ananda yang telah dilahirkan maka Allah menekankan tuk menghormati ibunda atas segala jerih payahnya kala bertarung dengan napas.
Firman Allah dalam surah An-Nahl:78.
"Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu sedang kamu tidak mengetahui sesuatu dan Dia menjadikan bagi kamu pendengaran, penglihatan dan hati supaya kamu bersyukur.
(QS An-Nahl (16) ayat 78).
Untuk itu,taatlah kepada Allah SWT.Bersaksilah Muhammad Rasull utusan Allah.Berbaktilah pada ibu ataw kedua ortu.Ingat,ridho Allah ada/terletak pada ayahnda dan ibunda...
Maha Benar Allah Dengan Segala Firman-Nya.
Aamiin.
Selamat Selamat Hari Ibu,happy mother day's...
Selasa, 13 Desember 2011
Kembang
Bunga...
Merah diasuh mentari,dibilas rembulan
Dimandi embun tuk mengasah kuntum
Dan, aroma terhambur canda diantara lentik tangkai...
Kupu2 kuning berayunan
Terkandang terkantuk dalam dekapan rekah
Ia betah berlama walau bayu meradang
Enggan pulang walau bangau tlah terbang senja
Yakh,menyaksi cinta bunga diantara kuncup kembang...
Que sera sera.
Merah diasuh mentari,dibilas rembulan
Dimandi embun tuk mengasah kuntum
Dan, aroma terhambur canda diantara lentik tangkai...
Kupu2 kuning berayunan
Terkandang terkantuk dalam dekapan rekah
Ia betah berlama walau bayu meradang
Enggan pulang walau bangau tlah terbang senja
Yakh,menyaksi cinta bunga diantara kuncup kembang...
Que sera sera.
Senin, 12 Desember 2011
Hujan, Siapakah namamu?
Salam pada tanah dan lautan...
Hujan...
Satu satu kau melantai
Menghantar pesan-pesan langit
Mengirim benih benih telaga
Membawa bibit anak-anak sungai
Tuk merayu tanah-tanah kering kelaparan
Dimanakah ikan asin menggali lubuk..?
Hujan...
Sudah gundulkah hutan-hutan dilangit
Lebihkah persedian air ditanah air langit..?
Hujan...
Sebenarnya siapakah namamu kawan
Darimana asalmu
Siapa orang tuamu
Siapa saudara saudarimu
Merasakah kau akan kehausan
Kau tertua ataw bungsu
Siapakah tambatan hatimu
Jawablah,jawablah...
Hujan...
Nanti jika kau datang lagi
Bawakan aku sekuntum bintang
Ataw sebuah kembang awan...
Hujan...
Mengapa kau turun sendiri
Mengapa tak membawa payung
Takkah kau takut menggigil kebasahan...
Hujan...
Masih layakkah aku tinggal dibumi..?
(Hujan dan air bagaikan pinang dibelah dua)
Que sera sera...
Hujan...
Satu satu kau melantai
Menghantar pesan-pesan langit
Mengirim benih benih telaga
Membawa bibit anak-anak sungai
Tuk merayu tanah-tanah kering kelaparan
Dimanakah ikan asin menggali lubuk..?
Hujan...
Sudah gundulkah hutan-hutan dilangit
Lebihkah persedian air ditanah air langit..?
Hujan...
Sebenarnya siapakah namamu kawan
Darimana asalmu
Siapa orang tuamu
Siapa saudara saudarimu
Merasakah kau akan kehausan
Kau tertua ataw bungsu
Siapakah tambatan hatimu
Jawablah,jawablah...
Hujan...
Nanti jika kau datang lagi
Bawakan aku sekuntum bintang
Ataw sebuah kembang awan...
Hujan...
Mengapa kau turun sendiri
Mengapa tak membawa payung
Takkah kau takut menggigil kebasahan...
Hujan...
Masih layakkah aku tinggal dibumi..?
(Hujan dan air bagaikan pinang dibelah dua)
Que sera sera...
Langganan:
Postingan (Atom)