Translate

AlQur'an online

__________________________________________________________________ Dipersembahkan oleh finzmyale.blogspot.com Forward: http://m.alquran-indonesia.com/mquran/index.php/quran

Salam Hormat.

Salam Hormat.
[Kelak jika ayah(Encik ku)dibawah ini telah tiada,seterusnya akulah pengurus blog ini.Salamku,Raga D A].

Blogger's

Blogger's
TelagaPunggur-TanjungPinang. 25 Sep '09.Menuju Bangka Belitung kembali...

Selamat datang di blog kami.

➡️ "Salam damai mesra penuh cinta." ⬅️

Yosaldy Fin Pirdaus Z
Fin Pirdaus Z
(Aldy Rafvel Fin Z)
Cikisa Binti Said Ucin .������
⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️

(ENCIK DYNASTI group)
"Que sera sera".

Entri Populer

Laman

Total Tayangan Halaman

Selasa, 29 Januari 2013

Menanti Akek Antak Kembali

Menanti Akek Antak Kembali...
 Oleh Yosaldy Fin Pirdaus Z 

 Sejurat wajah penat berbaju tak berlengan... 
 Melepas pandang diantara kaki2 langit.
 Menatap orang2 yang hoby menggali tanah. 

 Melihat mangkok Jepang melahap humus,  
Dan rakus meraup kayu 7 turunan. 

 Akek Antak...
Lihat anggur menjamur ditengah lapak.
 Orang2 telah sudah melupa buah rukam. 
Taukah, di tengah tanahmu telah tumbuh telaga2 mati arus...? 

 Dapatkah kabar ? 
 Bahwa pelanduk, manjang dan ayam hutan mu baru saja berikrar" hidup atau mati"?

Tadi, tadi itu... 
 sekampung ikan layar telah berangkat menuju samudra lautan teduh... 
 Ketam berduyun ligat telah tiba di laut Merah... 

Diujung sana, setelah beduk Maghrib
 Punai dan pergam pun telah bertolak seiring bangau terbang senja. 
 Mereka meninggalkan kampung halaman... 

 Akek Antak... 
 Bila kau kembali ? 
 Aku rindu kau bercelana ginggang cerut.
 Becampak bedambus... 
 Ingin menyaksimu bergendang lutut bergendang tanah.
Bermain pangkak gasing di depan rumah... 

 Kembalilah dengan berkopiah resam.
 Pulangnglah bersama kereta kebesaran sepeda palang... 
 Tengoklah tengok, Putri kecilmu merintih, perih 
 Buatlah & biarkan ia tersenyum.
Kuiu semanget e.... 

-Que Sera Sera- 👌👌👌
 Batam,08 Jan'13. 9 Januari /13

Bintang,Tumbuhlah untukku....

PBintang,Tumbuhlah untukku... 
Oleh Yosaldy Fin Pirdaus Z 

 Rekah tampuk mentari muda, 
 meliuk menembus rerumpunan awan.
 Mega berkubu hitam tak bertepi belum takluk...  
Kian beringas membekap langit.
 Sesekali rintik menyergap tanpa karcis tanda masuk, menyelinap dibumi duaribu tigabelas....

 12 bulan sudah sang surya menjejas tapak. 
 Sendiri menyidik samudra demi samudra. 
 12 kali sudah...rembulan berbuah purnama. 
 Sendiri bertepung tawar tanpa tari penyambut tamu,
 tiada kehadiran pembesar negri pemberi cendramata, 
 menanti batas hari penghabisan... 

 Yakh ,sepertiku..
melumur hari dalam renungan.
 Dan,menunggu ambang batas usia.

buhlah.... Bintang, tumbuhlah untuk ku.  Tum...
 Que Sera Sera. 
Pulau Lengkang,Melur-Batam: 01 Januari 2013.✌️✌️

Senin, 28 Januari 2013

Surat basah Nadia Noer'aini

Surat Basah Nadia Noer'aini 
Oleh Yosaldy Fin Pirdaus Z 

 Gelap, angin mati gaya 
Langit bertempur melawan halilintar 
Guntur mengguruh disebelah jalan pulang 
Dan, kilat berebut memetik kelapa...

 Hujan riuh rendah 
Turun dari saku langit 
Membawa puspa2 awan 
Membawa pesan anak2 bintang 
Bahwa purnama telah dujung titi ...

 Sepenggal surat cinta basah
Tersangkut di kembang roda gerobak Nippon 
Bertulis: Dimanakah kau Nadia Noer'aini... 

 Que Sera Sera. 
Batam,23 Nov/12
Bye: Jadulboyesz. 

Tentangmu Disebelah Jalan Pulang

Tentangmu Disebelah Jalan Pulang 
Oleh Yosaldy Fin Pirdaus Z 

 Alun malam Ligat meniti gelap, menggulung sisa2 rinai. 
 Gerimis tak berkutik,dibilas anak2 bintang. 
 Embun bungkam , bersemedi didaun keladi. 
 Hali2ntarpun melemah,mengurung garang. 
 Dan, malampun kian jauh berlayar...

 Dimanakah aku kala mimpi datang bertandang? 
 Aku berteduh dibawah gulita,meraup remang... 
 Menanti bayu menampar alim... 
 Tapi hanya tanda tanya yang didapat...
 Cuma kurung kurawal menyergapku tangkas, membawa telegram 3 kerat...

 Bahwa kau benci aku dialam bebas...
 Janganlah kau takut... 
 Aku berpunya tali rindu khatulistiwa...
 Akan ku semat dihatimu sebelum mentari turun berbilas....... 

 Que sera sera...👋👋👋

Sabtu, 16 Juni 2012

Isra Mi'raj / Perjalanan Malam



Masjidil Aqsha.
▬▬▬▬▬▬▬

بِسْــــــــــــــمِ اَللّÙ‡ِ ارَّØ­ْÙ…َÙ†ِ ارَّØ­ِÙŠ

السَّلاَÙ…ُ عَÙ„َÙŠْÙƒُÙ…ْ ÙˆَرَØ­ْÙ…َØ©ُ اللهِ ÙˆَبَرَÙƒَات


Qur'an Surakh Al-Israa`:1
Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidil Haram ke Al Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

Siapakah yang telah Allah perjalankan seperti penjelasan dalam Qur'an Surakh Al-Isra 1 diatas? Tak lain, beliau adalah sang bintang utusan akhir zaman : nabi Muhammad Saw.

Siapakah yang beruntung itu? Lebih jelasnya:

Qur'an Surakh Ali-`Imraan:144
Muhammad itu tidak lain hanyalah seorang rasul, sungguh telah berlalu sebelumnya beberapa orang rasul . Apakah Jika dia wafat atau dibunuh kamu berbalik ke belakang (murtad)? Barangsiapa yang berbalik ke belakang, maka ia tidak dapat mendatangkan mudharat kepada Allah sedikitpun, dan Allah akan memberi balasan kepada orang- orang yang bersyukur.

صدق الله العظيم : Maha Benar Allah dengan segala firman-Nya. Ø£َÙ…ِِÙŠْــــــــن ÙŠَا رَبَّ العَالَÙ…ِيــــــن


Yaa Allah, walau idupku dak keruan jatak sakni,dapet sari abis sari,ati galak payah,aek mato galak berirai tapi Demi Allah,ku /klrg besar tetep besaksi sampai isok:
أشهد أن لا إله إلا الله وأشهد أن محمدا رسول الل


Selamat memperingati Isra Mikraj , 17 Juni 2012/27 Rajab 1433 H.

ÙˆَعَÙ„َÙŠْÙƒُÙ…ْ السَّلاَÙ…ُ ÙˆَرَØ­ْÙ…َØ©ُ اللهِ Ùˆَ.بَ رَÙƒَات
▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬

Sabtu, 28 April 2012

Perang Badar dan Perang Uhud


الســـــــلام علـــيـكم ورحـــمت اللـــــه وبر كـــــاته بِسْـــــــمِ أللَّÙ‡ِ ألرَّØ­ْÙ…َÙ†ِ ألرَّØ­ِÙŠْ

1. Perang Badar

Rasulullah saw. mengadakan perjanjian gencatan senjata dengan kabilah-kabilah tetangga guna melindungi kota Madinah dari segala ancaman makar dan penyerangan. Sementara itu, Quraisy Makkah melakukan penjarahan atas harta-harta umat Islam di kota itu. Rasulullah saw. pun berpikir untuk merebut kembali harta-harta itu dari mereka. Untuk itu, beliau memutuskan untuk menyerang kafilah-kafilah pedagang kafir Quraisy. Demikianlah awal meletusnya bentrokan senjata antara kaum muslimin dan kaum musyrikin di suatu tempat dekat sumur Badar. Oleh karena ini, peperangan pertama di antara mereka ini dinamai perang Badar.
Kaum muslimin mampu memenangkan peperangan itu secara gemilang. Nama mereka pun mulai terpandang dan disegani di semenanjung Arabia.

2. Perang Uhud

Bagi kaum musyrik Quraisy, kemenangan kaum muslimin pada perang Badar itu malah membuat hati mereka terbakar kemarahan. Tak ayal lagi, Abu Sufyan mulai mengitung hari untuk melancarkan pembalasan dendam. Bahkan ia melarang perempuan-perempuan Quraisy menangisi korban perang Badar, supaya api dendam tetap membara di dalam jiwa-jiwa mereka. Sementara di Madinah, kemenangan gemilang kaum muslimin meresahkan kaum Yahudi. Segera mereka mendekati orang-orang Quraisy dan menghasut mereka untuk menuntut dendam atas kaum muslimin. Untuk itu, salah seorang Yahudi bernama Ka'ab bin Asyraf bertolak ke Makkah. Setibanya di sana ia membacakan syair-syair dan mengulang-ulangnya, hanya untuk membakar emosi kaum Quraisy. Hasilnya, kaum Quraisy mengadakan pertemuan di Darun Nadwah, dan sepakat dendam mereka untuk menyerang Madinah. Di sana mereka pun menghitung biaya yang akan dikeluarkan pada pertempuran mendatang. Biayanya ditaksir mencapai 50.000 Dinar. Sejak itu, mereka mulai mempersiapkan persenjataan dan meminta bantuan dari kabilah-kabilah yang bermukim di sekitar Makkah. 3000 pasukan Quraisy bersenjata lengkap bertolak ke Madinah melalui padang sahara.

Abu Sufyan menjadi panglima perang dan Khalid bin Walid memimpin pasukan. Abbas bin Abdul Muthalib yang merahasiakan keislamannya mengirimkan kurir untuk menyampaikan pesan ihwal rencana penyerangan itu. Setelah menerima pesan dari pamannya, Rasulullah saw. segera mengadakan musyawarah yang menyepakati untuk menyambut lawan di luar kota.

Dan 7 Syawal tahun ke-3 Hijriah, tepatnya pada hari sabtu pagi, pasukan kaum muslimin bergerak meninggalkan Madinah menuju gunung Uhud. Atas perintah Rasulullah saw, mereka mendirikan tenda-tenda tidak jauh dari barisan musuh. Rasulullah saw. menempatkan Abdullah bin Jabir bersama 50 orang lainnya yang dilengkapi busur dan anak panah untuk berada di atas bukit. Beliau memperingatkan mereka untuk tidak beranjak dari puncak bukit itu betapapun resiko yang akan menghadang, apakah menang atau kalah dalam peperangan. Setelah itu, pasukan yang membawa bendera Tauhid dan pasukan yang mengusung bendera Syirik berhadapan satu sama lainnya. Pertempuran itu dimulai oleh Abu Umair dari Quraisy. Pada awal-awal pertempuran, tentara Islam bertarung dengan gagah berani dan membuat tentara kafir hampir kalah. Namun kemudian, keadaan justru berbalik.

Pasukan panah yang mengawasi medan perang itu melihat saudara-saudaranya memukul mundur pasukan musuh. Mereka pun turun meninggalkan bukit untuk memungut ghanimah (harta rampasan perang). Mereka lalai terhadap perintah Rasulullah saw. untuk tidak beranjak dari posisi mereka. Khalid bin Walid memanfaatkan kelengahan kaum muslimin. Ia dan pasukannya berbalik mengitari gunung kemudian menyerang kaum muslimin yang sedang sibuk mengumpulkan ghanimah itu dari arah belakang.
Banyak pasukan Islam tewas karena ketidaktaatan mereka kepada Rasulullah saw. Ada sekitar ''70 pejuang kaum muslimin syahid dan selebihnya ada yang melarikan diri dari medan pertempuran.''

Perang berakhir dengan kemenangan berada di pihak musuh. Rasulullah saw. dapat diselamatkan berkat kesetiaan Ali bin Abi Thalib serta bantuan pasukan muslimin lainnya. Ali beserta pasukan Islam lainnya berhasil mengejar dan membunuh beberapa tentara musuh. Dengan kegigihan mereka, kota Madinah selamat dari penyerbuan kaum kafir itu. Namun demikian, perang Uhud ini telah memberikan pelajaran ketaatan dan kesetiaan yang tak terlupakan oleh kaum muslimin.


Wassalam.

Jumat, 27 April 2012

Ayat ayat kuda dalam Kitab Suci Al-Qur'an


الســـــــلام علـــيـكم ورحـــمت اللـــــه وبر كـــــاته

بِسْـــــــمِ أللَّÙ‡ِ ألرَّØ­ْÙ…َÙ†ِ ألرَّØ­ِÙŠْ

Dalam Kitab Suci Al-Qur'an, Allah SWT menyebutkan ayat tentang kuda yaitu pada Firman-Nya:

Qs Al-'Aadiyat 1.
Demi kuda perang yang berlari kencang dengan terengah-engah,

Qs Al-'Aadiyat 2.
dan kuda yang mencetuskan api dengan pukulan (kuku kakinya),

Qs Al-'Aadiyat 3.
dan kuda yang menyerang dengan tiba-tiba di waktu pagi,

Qs Al-'Aadiyat 4.
maka ia menerbangkan debu,

Qs Al-'Aadiyat 5.
dan menyerbu ke tengah-tengah kumpulan musuh,

Qs Al-'Aadiyat 6.
Sesungguhnya manusia itu sangat ingkar tidak berterima kasih kepada Rabbnya,

Qs Al-'Aadiyat 7.
dan sesungguhnya manusia itu menyaksikan (sendiri) keingkarannya,

Qs Al-'Aadiyat 8.
dan sesungguhnya dia sangat bakhil karena cintanya kepada harta 1598.

Qs Al-'Aadiyat 9.
Maka apabila dia tidak mengetahui apabila dibangkitkan apa yang ada di dalam kubur,

Qs Al-'Aadiyat 10.
dan dilahirkan apa yang ada di dalam dada,

Qs Al-'Aadiyat 11.
Sesungguhnya Rabb mereka pada hari itu Maha mengetahui keadaan mereka.

Maha Benar Allah dengan Segala Firman-Nya.
Aamiin.

Masalah kuda, Nabi Muhammad SAW pernah memiliki beberapa ekor kuda.Kuda kuda kepunyaan beliau antara lain:

Kuda bernama 'As-Sakaf' yang di beli dari suku kaum Fezara adalah kuda pertama milik Rasulullah Saw.

Menurut riwayat Darul Qutni, nama kuda Nabi Saw setelah itu ialah Sanjah, Sanjah sering ditunggangi baginda Saw.

Kuda ketiga yang dimiliki oleh Rasullullah saw bernama al-Murtajis.

Seekor lagi kuda Nabi SAW , bernama Sabaha dan pernah memasuki pertandingan dan menang dalam pertandingan tersebut. Baginda teramat sangat begitu gembira.

Kuda Rasulullah SAW pertama yang bernama As-Sakaf sangat besar jasanya, kuda As-Sakaf inilah yang menyertai baginda Rasulullah SAW saat pertempuran/perang Uhud melawan kaum Quraish.(Dalam perang Uhud [ terjadi hari Sabtu,7 Syawal tahun 3 H ]: Nabi Saw sempat terluka serius dibagian sekitar kepala (kenak anak panah), lalu As-Sakaf dengan sigap membawa /mengangkut Rasulullah kepada Ali, selanjutnya Ali Bin Abi Thalib r a segera menyelamatkan Rasulullah SAW dengan menerobos kumpulan pasukan musuh.

Sedikit goresan,di perang Uhud, kaum Muslimin pimpinan Nabi Saw mengalami kekalahan,sekitar 70 orang tentara tauhid syahid.

Demikian, semoga bermanfa'at.

Pengikut